Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2026

Menawarkan Cinta ke Tempat yang Salah

Gambar
  aku paling anti mengagumi seseorang yang hatinya tak jelas untuk siapa. jadi,  matilah wahai perasaan sialan. 

Si Penjamu Luka

Gambar
Di mata dunia yang bising ini, aku sering kali hanya menjadi peran pendukung. Sosok yang dilabeli pendiam, pemalu, atau si kaku yang lingkup pertemanannya bisa dihitung dengan jari satu tangan. Bagi mereka yang hanya melihat sekilas dari kejauhan, mungkin aku terlihat anti-sosial dan tidak asik diajak bicara. Aku tidak akan menyangkal atau menyalahkan asumsi itu. Mungkin mereka ada benarnya? Namun yang mereka tidak tahu, tembok itu ada bukan untuk mengurungku, tapi untuk menyaring siapa yang layak masuk. Aku bukan tidak bisa berteman. Aku hanya paham bahwa energiku terbatas. Bagiku, pertemanan bukanlah tentang kuantitas sorak-sorai, melainkan tentang kualitas kehadiran. Aku memilih dengan hati-hati siapa yang boleh duduk di ruang tamuku, karena tidak semua orang layak mendapatkan gelar 'teman' dariku. Namun, ketika seseorang sudah berhasil mendapatkan ' gelar'  itu dariku, aku pastikan satu hal, aku akan selalu ada. Aku akan menjadi penjamu paling setia setiap kali ia ...

Lost in Translation

Gambar
Lucu rasanya. Di era di mana 'menghubungi' semudah satu ketukan jari, ternyata masih banyak dari kita yang tersesat dalam keheningan. Bukan karena kita tidak tahu caranya, melainkan karena asumsi dan gengsi sering kali lebih dulu memakan habis keberanian kita.  Kita memilih diam, padahal hati ingin sekali menjadi pendengar setia bagi rutinitasnya. Kita ingin mendengar suaranya setiap hari, menanyakan hal-hal kecil yang luput dari perhatian dunia, Bagaimana harinya berjalan? Apakah tidurnya nyenyak semalam? Atau , apakah ia bisa menangkap materi kuliahnya dengan baik? Sayangnya, semua pertanyaan itu hanya berakhir menjadi gema di kepala sendiri. Karena bagaimanapun, Informasi tidak akan sampai tanpa komunikasi.  Namun, ketika lisan terkunci, naluri kita sering kali mencari jalan tikus untuk mendapatkan informasi. Kita berubah menjadi penafsir ulung atas setiap unggahan di media sosialnya, atau mencoba memecahkan sandi lewat bahasa mata saat tak sengaja berpapasan.  Konon k...